Selamat datang di Rizkie's Blog

Makna filasofi hidup

Jumat, 04 Januari 20130 komentar


Tahukah anda apa itu filosofi? Filosofi sebenarnya diambil dari bahasa belanda, dan dalam bahasa indonesia dikenal dengan filsafat. Dalam artian yang sempit kata “filosofi” merupakan pola berfikir manusia, prinsip hidup, ataupun cara berfikir manusia yang timbul karena peristiwa fenomena-fenomena kehidupan yang telah mereka alami.
Namun setiap manusia pastinya tidak akan pernah punya pola pikir yang sama. Dalam hal ini saya ingin menguak betapa pentingnya “filosofi” dalam kehidupan agar setidaknya mempunyai sebuah pegangan hidup yang positif. Bagi sebagian orang, filosofi digunakan sebagai panutan hidup ataupun prinsip, namun ada juga sebagian manusia yang mengabaikannya dan menjalani hidup layaknya air mengalir sehingga tidak ada target maupun tujuan hidup. Adapula manusia yang sebagian manusia yang memeganya terlalu kuat sehingga membuat ia semakin keras dan makin keras.
Berdasarkan sumber yang saya baca terdapat “3 sifat manusia ditinjau dari filosofi”, yaitu : orang yang lemah, orang yang netral dan orang yang keras.
Orang lemah adalah orang yang tidak mempunyai tujuan hidup dan ia tidak berusaha mencari jawaban atas fenomena hidupnya sehingga kadang baik ataupun buruk tetap ia jalani.
 Orang netral adalah orang yang mempunyai prinsip dan tujuan hidup, namun tidak mengukuhinya teralu kuat namun ia sudah dapat membedakan mana yang perlu dan mana yang tidak perlu.
Orang keras adalah orang yang kuat tujuan dan prinsip hidupnya namun ia mempunyai pandangan yang kaku dan merasa lebih unggul dari orang lain.
Nah coba pikirkan sejenak anda termasuk orang yang mana? Jika anda pernah bertanya dalam hati, “Apa tujuan saya hidup”, “Apa yang harus saya perbuat” dan “Bagaimana caranya” itu berarti anda sedang mencari sebuah filosofi ataupun munkin jatidiri.
Sebagai contoh adalah “harga diri” sebagian orang mengabaikan harga dirinya sehingga ia tidak mempunyai wibawa di mata orang lain, sebagian lagi mementingkan harga dirinya dan berusaha menjaga agar tidak diinjak-injak oleh orang lain namun ini masih bersifat normal, dan sebagian ada juga yang menjunjung tinggi harga dirinya sehingga ia rela mati jika sudah merasa tidak punya harga diri, pada kasus ini dapat di contohkan pada masyarakat jepang.
Sebagian dari mereka akan bunuh diri jika merasa menjadi “sampah” ataupun tak punya harga diri lagi. Agar anda tidak salah memilih filosofi ataupun pegangan hidup berikut ini garis besar yang dapat anda pilih, berdasarkan sumber yang saya baca. :
Pastikan pondasi paling bawah dari filosofi hidup anda adalah “Agama”, karena dari agama sudah bisa menjadi benteng pertahanan dari pola-pola pemikiran yang menyimpang.
Bangunlah kepercayaan diri, karena kepercayaan diri merupakan salah satu faktor penentu sukses atau gagal diri anda. Namun jangan sampai juga mempunyai kepercayaan diri yang berlebihan, sebaiknya renungi lagi apa kelebihan dan kekurangan anda.
Carilah jawaban atas fenomena-fenomena kehidupan yang anda alami, kaji ulang apakah ada yang salah atau mengapa bisa begitu. Dan jangan malu bertanya kepada orang lain yang lebih pengalaman.
Lihatlah dan amati orang-orang sekitar anda, dari situ dapat dilihat karakter setiap orang dan sebagian filosofi dari mereka akan menimbulkan cara berperilaku.jika perilaku yang menyimpang dapat disimpulkan bahwa mereka punya filosofi yang salah, namun jika perilaku mereka masih dalam kaidah-kaidah umum berperilaku berarti mereka punya filosofi yang cukup baik. Semoga tulisan ini dapat memberi sedikit inspirasi bagi para pembacanya.
Share this article :

Posting Komentar

 
Support : Cara Gampang | Creating Website | Johny Template | Mas Templatea | Pusat Promosi
Copyright © 2011. RIZKIE'S BLOG - All Rights Reserved
Template Created by Creating Website Modify by CaraGampang.Com
Proudly powered by Blogger